01Rangkaian Pra Acara
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra acara yang berlangsung penuh semangat dan sarat makna. Salah satu penampilan yang disuguhkan adalah pembacaan puisi tentang perjuangan bangsa dalam mencapai kemerdekaan.
Pembacaan puisi tersebut menjadi pengingat akan jasa dan pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Peserta didik diajak untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta menghargai perjuangan para pendahulu bangsa.
Suasana kemudian dilanjutkan dengan sholawatan yang diikuti oleh keluarga besar MAN 5 Bojonegoro. Lantunan sholawat menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
02Susunan Kegiatan
Pembacaan Puisi Perjuangan
Penampilan puisi yang mengangkat tema perjuangan bangsa dalam mencapai kemerdekaan Indonesia.
Sholawatan
Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW bersama keluarga besar MAN 5 Bojonegoro.
Pembukaan
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Darwadi, M. Pd.I, Kepala MAN 5 Bojonegoro.
Mauidhoh Hasanah
Tausiyah keagamaan disampaikan oleh KH. Nurul Burhan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahroin Padangan, Bojonegoro.
03Pembukaan oleh Kepala Madrasah
Setelah rangkaian pra acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan. Darwadi, M. Pd.I, selaku Kepala MAN 5 Bojonegoro, secara resmi membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mengamalkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
KH. Nurul Burhan
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahroin Padangan, Bojonegoro
04Mauidhoh Hasanah
Acara inti dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Nurul Burhan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahroin Padangan, Bojonegoro.
Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan. Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi hendaknya dibuktikan dengan mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik juga diingatkan akan pentingnya menjaga adab dalam menuntut ilmu. Ilmu akan menjadi lebih bermakna apabila diiringi dengan akhlak, kesopanan, kejujuran, tanggung jawab, serta rasa hormat kepada guru, orang tua, dan sesama.
Memadukan Nilai Religius dan Semangat Kebangsaan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 5 Bojonegoro tahun ini menjadi momentum yang memadukan nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan.
Pembacaan puisi tentang perjuangan bangsa mengingatkan generasi muda akan pentingnya menghargai jasa para pahlawan. Sementara itu, sholawatan dan Mauidhoh Hasanah menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta membangun karakter peserta didik yang religius dan berakhlakul karimah.
05Meneladani Rasulullah SAW
Melalui kegiatan ini, MAN 5 Bojonegoro terus berkomitmen membangun budaya madrasah yang religius, berkarakter, berakhlakul karimah, sekaligus memiliki semangat cinta tanah air.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan memberikan inspirasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, meningkatkan semangat belajar, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW senantiasa bertambah dan kita semua mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.