You need to enable javaScript to run this app.

Perkuat Karakter di Bulan Suci: MAN 5 Bojonegoro Resmi Buka Pondok Ramadhan dan Ujian Keagamaan Kelas XII

Perkuat Karakter di Bulan Suci: MAN 5 Bojonegoro Resmi Buka Pondok Ramadhan dan Ujian Keagamaan Kelas XII

Pondok Ramadhan 2026

BOJONEGORO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Bojonegoro secara resmi membuka kegiatan Pondok Ramadhan sekaligus rangkaian Ujian Keagamaan bagi siswa-siswi kelas XII pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Utama Madrasah ini menjadi momen krusial bagi para siswa tingkat akhir untuk memperdalam spiritualitas sekaligus menuntaskan standar kompetensi keagamaan mereka. Berbeda dengan kelas X dan XI yang fokus pada pendalaman materi keislaman. Acara dibuka langsung oleh Plt Kepala MAN 5 Bojonegoro, Bapak Drs Khoirussalim, M.Pd.I Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan jembatan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.

 

Acara dilanjutkan, Pembinaan dari pengawas MAN 5 Bojonegoro Bapak Said Edi Wibowo, S.Pd. M.M menyampaikan bahwa Fokus utama pembahasaan ini adalah bagaimana nilai-nilai moderasi dapat menjadi benteng bagi generasi muda agar tidak terprovokasi oleh sentimen kebencian yang sering muncul akibat konflik internasional. Dalam pemaparannya, Pengawas MAN 5 Bojonegoro menyampaikan bahwa moderasi beragama adalah kunci untuk menjaga akal sehat di tengah arus informasi perang yang provokatif.

Beliau juga mengingatkan bahwa sebagai pelajar madrasah, siswa harus mampu menyaring berita (check and re-check) agar tidak terjebak dalam narasi radikalisasi yang memanfaatkan isu kemanusiaan global demi kepentingan kelompok tertentu.

Materi yang disampaikan mencakup empat pilar moderasi beragama, yaitu:

Komitmen Kebangsaan: Menjaga keharmonisan internal bangsa Indonesia di tengah gejolak dunia.

Toleransi: Menghormati perbedaan pandangan politik dan keyakinan.

Anti-Kekerasan: Mengedepankan dialog dalam setiap penyelesaian konflik.

Akomodatif terhadap Budaya: Menggunakan nilai-nilai lokal Indonesia yang santun dalam berpendapat.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Plt. Drs. H. Khoirussalim, M. Pd.I

- Kepala Sekolah -

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Dengan penuh rasa syukur,...

Berlangganan